Selasa, 21 Desember 2010

Ibu.

Jagalah Ibu selagi dia masih hidup...
Ibu melahirkan kita sambil menahan kesakitan.
Masihkah kita menyakitinya?
Masih mampukah kita tertawa melihat:
penderitaanya?
mencacimakinya?
melawannya?
memukulnya?
mengacuhkannya?
meninggalkannya?
Ibu tak pernah mengeluh, membersihkan kotoran yang ada pada kita masih kecil, memberikan asi waktu kita masih bayi,menggendong kita seharian.
Sadarilah bahwa di dunia ini tak ada satu orangpun yang mau mati demi kita selain "IBU"

Hargailah sahabat

Rangkul pundak sahabatmu saat dia dalam kesulitan.
Peluk sahabatmu saat dia merasa sedih.
Sebab kita baru akan menyadarinya betapa pentingnya arti sahabat ketika sahabat telah pergi satu demi satu.

Kisah tentang NILAI KASIH IBU...

Seorang anak yang mendapati Ibunya yang sibuk didapur, kemudian menulis sesuatu di selembar kertas. Ibu menerima kertas tersebut dan membacanya.
Upah membantu Ibu..
-Pergi ke warung : 20RB
-Menjaga adik : 20RB
-Buang sampah : 5 RB
-Membereskan tempat tidur : 10RB
-Menyiram bunga : 15RB
-Nyapu : 15Rb
Jumlah : 85RB

Selesai membaca Ibu tersenyum kemudian, mengambil pena lalu menulis dibelakang kertas yang sama:
-Mengandung selama 9 bulan : GRATIS
-Melupakan rasa sakit saat melihatmu lahir : GRATIS
-Jaga malam karena tangismu : GRATIS
-Air mata yang menetes karna mu : GRATIS
-Menyediakan makan,minum,pakaian dan keperluanmu selama ini : GRATIS
Jumlah keseluruhan Nilai Kasih ku padamu : GRATIS

Air mata anak berlinang setelah membacanya, lalu memeluk Ibunya dan berkata, "Aku sayang padamu Ibu..."
Kemudian dia mengambil pena dan menulis dikertas yang ditulisnya tadi : "LUNAS"

Cerita Akhwat

Seorang anak bertanya pada Ibunya: "Ibu.. ceritakan padaku tentang akhwat sejati.
Sang Ibu tersenyum dan menjawab: "Akhwat sejati, bukan hanya dilihat daribesarnya jilbab yang dipakai,tapi dari besarnyasemangat jihad dalam dirinya.Bukan hanya dilihat dari tertutup rapat tubuhnya, tapi ketulusan menutupi aib saudaranya. Bukan dilihat dari lembut suaranya,tapi kelembutan hantinya yang mudah menangis melihat kezaliman, Bukan hanya dari manis senyumnya,tapi manisnya hati yang peduli pada mereka yang butuh,bukan hanya dari tunduk pandangannya,tapi juga semangat menundukkan musuh-musuh ALLAH...